Jumat, 17 Oktober 2014

Catatan Pagi

Agenda Harian Rahmat Taufik Hidayat


Kegiatan rutin harianku adalah sebagai berikut:
1. Bangun tidur
2. Shalat tahajud
3. Berdzikir dan berdo'a
4. Menulis artikel harian
5. Membaca Al-Qur'an
6. Membaca Koran
7. Menjalankan kegiatan Belajar Mengajar di Tsanawiyah dan Aliyah Al-Fithri Cimaung
8. Shalat Berjamaah di masjid
9. Nonton Film Mahabarata
10. Belajar Nahwu Sharaf
11. Menghafal Mufradat
12. Bercengkrama bersama keluarga
13.Tidur

Kamis, 09 Oktober 2014

BERGURU KEPADA ALAM

Berguru kepada Semut
Semut itu makluk Allah yang paling tua umurnya. Kemampuan semut itu luar biasa mereka bisa mengangkat beban yang beratnya 100 kali berat tubuhnya. Semut mengajarkan kita tentang:
1. Persatuan dan kesatuan/tim work yang solid.
2. Kebersamaan, kekompakan
3. Kerja sama dan sama-sama kerja.
4. Bekerja sesuai dengan posisi masing-masing.
5. Selalu saling menyapa.
6. Pantang menyerah dan putus asa.

Berguru kepada ulat
Ulat mengajarkan kita tentang:
1. Pentingnya sebuah perubahan
2. Yang mau sukses dalam hidupnya wajib untuk melakukan perubahan.
3. Yang tidak siap berubah akan mengalami kegagalan dan kehancuran.
4. Tidak ada yang bisa mengubah keadaan seseorang selain dirinya sendiri.
5. Yang tidak akan mengalami perubahan adalah perubahan itu sendiri.
6. Yang siap berubah kadang-kadang mendapatkan tindakan yang tidak menyenangkan dari luar dirinya.


Berguru kepada anjing

Anjing adalah makhluk yang senantiasa setia dan patuh kepada pemiliknya. Dia akan menjaga keadaan lingkungan majikannya dengan cara menggonggong ketika ada orang asing yang datang. Dia siap melaksanakan pekerjaannya selama 24 jam dalam sehari. Tanpa menunggu perintah lagi dia akan secara spontan langsung bereaksi kepada ada seseorang yang datang. Dia siap mengejar dan menerkam buruannya.




Berguru kepada matahari

Belajarlah kepada matahari tentang kedisiplinan, karena matahari selalu datang dan pergi pada waktu yang sudah tentu.

Belajar tentang totalitas

Belajar tentang siap memberi dan bekerja dengan tanpa pamrih atau balas jasa.

Belajar tentang siap memberi manfaat kepada siapa saja tanpa pilih-pilih.



Berguru kepada ikan
Ikan meskipun hidup di air laut yang asin, namun dia tidak terkontaminasi dengan rasa air laut. Ikan akan menjadi asin rasa dagingnya manakala setelah mengalami proses pengasinan. Artinya adalah bahwa kita harus bisa menjaga diri dari pengaruh buruk lingkungan tempat dimana kita berada. Lingkungan masyarakat, lingkungan kerja, dan lingkungan organisasi kemasyarakatan.
Berguru kepada pohon kelapa
Pohon kelapa sangat banyak sekali memberikan pelajaran yang intinya adalah bahwa hidup ini harus memberikan banyak manfaat kepada lingkungan. Karena pohon kelapa banyak memberikan manfaat bagi kehidupan manusia diantaranya:
1. Pohonnya
2. Lidinya
3. Daunnya
4. Janurnya
5. Kelapanya
6. Tapasnya
7.Batoknya
8. Daging kelanya
9. Air kelapanya

Selain kelapa adalah pohon kawung atau pohon enau yang memberikan banyak manfaat:
1. Batang pohonnya
2. Daunnya
3. Lidinya
4. Buah kolang kalingnya
5. Airnya sebagai bahan gula merah
6. Lumlumnya



Berguru kepada lebah


Berguru kepada jam


Berguru kepada anak kecil


Berguru kepada induk ayam








BERSYUKURLAH

BERSYUKURLAH KEPADA ALLAH ATAS SEGALA NIKMATNYA



Diantara nikmat dari Allah itu:
1. Nikmat hidup
2. Nikmat iman dan Islam
3. Nikmat bernapas
4. Nikmat bisa bergeraknya seluruh anggota tubuh
5. Nikmat masih lengkapnya kedua orang tua
6. Nikmat melaksanakan ibadah
7. Nikmat bisa berbuat kebaikan
8. Nikmat diberi keselamatan
9. Nikmat diberi kesehatan
10. Nikmat diberi kesembuhan ketika sakit
11. Nikmat diberi jalan keluar ketika ada masalah
12. Nikmat bisa melunasi hutang
13. Nikmat ketika mudah dalam menjual sesuatu
14. Nikmat keluarga
15. Nikmat persahabatan
16. Nikmat bisa sekolah hingga SMA/SMK/MA
17. Nikmat bisa kuliah
18. Nikmat mendapatkan pekerjaan yang halal dan gajinya besar
19. Nikmat memiliki pasangan yang saleh/salehah
20. Nikmat punya ayah dan ibu yang baik
21. Nikmat bisa berdakwah
22. Nikmat bisa jadi jalan kebaikan bagi orang lain
23. Nikmat anak
24. Nikmat punya rumah
25. Nikmat punya kendaraan
26. Nikmat punya simpanan keuangan
27. Nikmat punya perusahaan
28. Nikmat bisa menjadi pemimpin negara yang saleh
29. Nikmat berqurban
30. Nikmat ibadah haji dan umroh
31. Nikmat shaum Ramadhan
32. Nikmat salat Tahajud
33. Nikmat salat Dhuha
34. Nikmat mengajarkan ilmu
35. Nikmat belajar
36. Nikmat berdzikir
37. Nikmat berdoa
39. Nikmat bersedekah, berzakat, berinfak, dan berwakaf
40. Nikmat ibadah di masjid
41. Dan nikmat-nikmat yang lainnya yang masih sangat banyak.

"Fabi ayyi alaa irobbikumaa tukadziban?"

Jangan Sepelekan Amal Kebaikan

Jangan Sepelekan Amal Kebaikan


Sahabatku,
Berbuatlah kebaikan meski pun tak seberapa atau bahkan kecil dalam pandangan manusia.
Berbuatlah kebaikan mulai dari ketika bangun dari tidur sampai kita tidur kembali.
Berbuatlah kebaikan meski pun terasa berat untuk melakukannya.
Berbuatlah kebaikan meskipun kita harus menanggung resiko dari perbuatan itu.
Berbuatlah kebaikan meski pun orang lain tidak melakukannya.
Berbuatlah kebaikan meski pun kadang orang menilainya sebagai suatu perbuatan yang dilandasi dengan niat ingin dipuja dan dipuji. Serahkan saja penilaiannya kepada Allah.
Berbuatlah kebaikan meskipun butuh perjuangan dan pengorbanan dalam melakukannya.
Berbuatlah kebaikan dalam segala situasi dan kondisi.

KELUARGA BESAR WAYANG DAKWAH



Sabtu, 09 Agustus 2014

WAYANG DAKWAH VERSI BARU

WAYANG DAKWAH VERSI BARU
(Inspirasi dari Bukan Sekedar Wayang Net)



Acara Bukan Sekedar Wayang di TV Net memberiku inspirasi untuk lebih kreatif. Wayang Dakwah harus bisa lebih kreatif minimal sama dengan acara yang ada Tim Kreatifnya sebagaimana di TV Net.


Insya Allah dengan memohon pertolongan Allah SWT saya sebagai dalang Wayang Dakwah pun akan terus berusaha melakukan kreativitas agar Wayang Dakwah bisa terus eksis dalam kancah Dakwah Islam di Indonesia. Khususnya di Jawa Barat.


Rabu, 18 Juni 2014

PAGELARAN WAYANG GOLEK TAMPIL BEDA




Wayang Dakwah adalah inspirasi yang datang ketika saya merenung tentang kekurngan diri dalam bidang ilmu agama dan ilmu pedalangan.

Yang menjadi inspirasiku adalah Para Wali yang berdakwah dengan menggunakan metoda akulturasi budaya. Sehingga saya memiliki misi melanjutkan dakwah para wali.

Tokoh yang memberi inspirasi kepada saya adalah KH. Zaenudin MZ, KH. Abdulah Gymnastiar, KH. Asep Sunandar Sunarya.

Aku tidak melakukan ritual-ritual tertentu selain latihan langsung dengan guruku yaitu bapak dalang Dedi Amung Sutarya.

Materi pagelaran wayang dakwah itu banyolan wayang yang disispi pesan-pesan dakwah.

Lagu-lagu yang dibawakan oleh sinden adalah Nasyid, lagu-lagu buhun, pop sunda, dangdut, dan kosidah. Yang otomatis sindennya memakai busana muslimah. Begitu pun ketika nanti saya membwakan lakon dalam wayang semalam suntuk. Maka sindennya tetap wajib berbusana muslimah.

Saya bukan hnya melestarikan seni sunda tetapi melestarikan tradisi para wali menggunakan wayang sebagai media dakwah.

Saya bukan hanya untuk mengejar materi tetapi ingin berkontribusi dalam perjuangan Islam.















Maot Mah Pasti

 Waktu nu ayeuna keur ka sorang mangrupa anugrah tur amanah ti Gusti Allah nu kudu digunakeun keur bebekelan mangsa jaga mulang ka alam baqa...